Tipe Data Pascal

Hello sobat Jefortik. Setelah mengetahui tentang perintah dasar, sekarang sobat akan mengetahui tentang tipe data yang di pergunakan dalam pascal. Tipe data ini bakal digunakan dalam struktur pascal yaitu pada bagian deklarasi.

     1. Tipe Data Bilangan Bulat

Bilangan bulat sudah tidak asing lagi bagi sobat. Ya, seperti 1,201,3045,dll. Dalam pascal, tipe bilangan bulat ini terbagi lagi atas beberapa bagian, yaitu :

     A. Byte
   Tipe data byte ini berlaku untuk bilangan dari 0 sampai 255.

     B. Shortint
   Tipe data shortint berlaku untuk bilangan dari -128 sampai 127.

     C. Word
   Tipe data word berlaku untuk bilangan dari 0 sampai 65535.

     D. Integer
   Jika sobat sering membahas soal-soal olimpiade komputer, mungkin sobat tidak asing lagi dengan tipe data integer ini. Karena tipe data yang sering digunakan dalam olimpiade komputer yaitu byte atau integer.
  Tipe data integer berlaku untuk bilangan dari -32768 sampai 32767.

     E. Longint
   Tipe data longint berlaku untuk bilangan dari -2147483648 sampai 2147483647.

     F. Int64
   Tipe data int64 ini adalah tipe data yang paling besar jangkauannya.

Penerapannya seperti terlihat pada gambar di bawah ini : 

Untuk variabel A tipe datanya yaitu byte. Untuk variabel B tipe datanya yaitu shortint. Untuk variabel C tipe datanya yaitu integer. Dan begitu seterusnya.

    2. Tipe Data Bilangan Real

Bilangan real adalah bilangan yang mengandung pecahan desimal.

 

Jika bilangan real tidak diberi batasan maka akan keluar output yang panjang dan diakhirnya terdapat perpangkatan, seperti pada gambar di bawah ini :

     3. Tipe Data Boolean

Tipe data ini bukan berbentuk bilangan seperti 1,2 atau lainnya, tetapi tipe data ini digunakan untuk menyatakan benar atau salah (True or False). Jika kita membandingkan sesuatu maka tipe data ini dapat digunakan, seperti terlihat pada contoh gambar di bawah ini :

     4. Tipe Data Char

Tipe data char adalah tipe data yang mengandung semua huruf abjad,semua tanda baca, karakter khusus dan angka yang terdapat dalam tanda petik. Tipe data char ini hanya terdapat 1 saja seperti 'a' atau 'b' . Jika 'ab' bukanlah char melainkan string yang akan dibahas setelah ini. Karakter itu hanya 1 dan terletak diantara tanda petik. contohnya :


     5. Tipe Data String

Tipe data string adalah tipe data yang mengandung sebuah kalimat yang terdiri dari semua abjad,semua tanda baca, semua karakter khusus dan angka yang diawali tanda petik dan diakhiri dengan tanda petik juga.
Contohnya : 'saya makan 4 × sehari'

Sekianlah posting saya tentang tipe data dalam pascal. Semoga artikel ini bermanfaat bagi sobat ;)

Jangan lupa baca juga tentang artikel kami yang lain ya sobat jefortik :)

Note : Jika ingin copy-paste artikel ini, jangan lupa untuk cantumkan alamat blog  ini ya :)

Perintah Dasar Dalam Algoritma Pascal

    Hai sobat blog jefortik. Setelah pada artikel sebelumnya tentang pengertian dan sejarah algoritma, sekarang saya akan memposting tentang perintah-perintah dasar dalam menjalankan pascal.

  Untuk menjalankan pascal tentu kita harus mengetahui perintah-perintah untuk menjalankannya. Jika tidak, tentu kita tidak tahu bagaimana cara menjalankan pascal tersebut. Sama ibaratnya seperti mengendarai mobil. Jika kita tidak bisa mengendarai mobil, maka mobil itu tidak akan bisa dikendarai atau akan menyebabkan kecelakaan. Dalam menjalankan pascal juga seperti itu.

   1. Runtunan.
 
   Perintah dasar pertama yaitu runtunan. Maksud dari runtunan itu adalah tiap pernyataan yanyg kita berikan ke dalam pascal akan dilaksanakan secara berurutan sesuai dengan algoritma yang telah kita buat.

  Contohnya, kita memasukan perintah A1,A2,A3,A4. Maka perintah tersebut akan dijalankan di mulai dengan A1 setelah itu A2 lalu A3 dan terakhir A4. Pascal akan menjalannya sesuai dengan yang telah kita masukkan. Setelah A4 dijalankan, maka akan keluarlah hasil dari proses tersebut.

   Contoh dalam kehidupannya daoat kita ambil seperti menukar air di ember a dan ember b tanpa mencampurnya.
   1. Tuangkan air dari ember A ke ember C
   2. Tuangkan air dari ember B ke ember A.
   3. Tuangkan air dari ember C ke ember B.
   4. Hasilnya air di ember A dan B telah tertukar.

   Jika perintah di atas tidak dijalankan secara berurutan tentu tidak akan didapatkan hasil yang diinginkan. Oleh sebab itu, sebelumnya kita harus membuat perintah yang berurutan agar dapat hasil yang diinginkan.

   2. Pemilihan

   Perintah dasar berikutnya adalah pemilihan. Pemilihan ini digunakan untuk memilih salah satu atau lebih dari beberapa kumpulan perintah. Dalam bahasa Indonesia biasanya digunakan dengan kata jika-maka. Dalam pascal juga menggunakan jika-maka tetapi dalam bahasa inggris, yaitu if-then.

   Bentuk perintah dalam pascal adalah :

                  "If syarat Then perintah"

   Syarat : ini adalah persyaratan yang bernilai benar atau salah.

   Perintah : adalah hal yang akan dilakukan jika persyaratannya telah sesuai.

   Contohnya : If air dalam wadah telah mendidih Then matikan kompor.

   Dari contoh diatas dapat kita lihat, jika air dalam wadah itu telah mendidih, maka kita harus mematikan kompor. Jdi, pemilihan IF-THEN ini akan berlaku jika syaratnya telah sesuai, setelah itu akan dilakukanlah perintah.

   3. Pengulangan

   Ini termasuk keunggulan dalam melakukan dengan sistem komputer, kita dapat melakukan pengulangan sebanyak mungkin tanpa kenal lelah.

   Untuk perintah pengulangan terdapat 3 perintah yang sering digunakan dalam pascal.

1. For syarat Do perintah.

   Untuk perintah for-do ini biasanya menggunakan variabel dalam syaratnya.

                   

Contohnya For i dari 1 sampai 100 lakukan tulis "Hello World".

   Maksud dair perintah di atas adalah untuk variabel i dari 1 sampai 100 maka tulislah Hello World. Jdi Hello World akan ditulis sebanyak 100 kali.

2. While kondisi Do perintah

    While-do ini juga sama dengan for-do, tetaoi yang membedakannya adalah klu for-do hanya sebatas angka yang diberikan, sedangkan while-do batasan sesuai dengan syarat/kondisinya.

Contohnya while n < 10 do n := n + 1;

   Maksud dari perintah diatas yaitu ketika n kecil dari 10, maka tambahkan 1 nilai n. Selama kondisi benar maka perintah akan terus dilaksanaka  sampai kondisinya salah. Jika nilai n telah besar dari 10 maka perintahnya tidak akan dilakukan lagi.

3. Repeat perintah until kondisi

  Repeat-until sangat sama dengan while-do, perbedaannya kalau repeat-until ini perintahnya duluan baru kondisi.

     Contohnya :

     Repeat tulis "hello world"
     Until sudah 500 kali

   Maka hasilnya akan menulis hello world sebanyak 500 kali.

   Sekarang sobat telah mengetahui tentang perintah-perintah dasar dalam pascal. Semoga artikel ini bermanfaat bagi sobat semua.

   Jangan lupa baca juga tentang artikel kami yang lain ya sobat jefortik :)

Note : Jika ingin copy-paste artikel ini, jangan lupa untuk cantumkan alamat blog  ini ya :)